'Itu Berlebihan': MUI Menyangkal Meminta Toko Roti Untuk Menolak Tulisan Ucapan Natal - Calon Cerdas

'Itu Berlebihan': MUI Menyangkal Meminta Toko Roti Untuk Menolak Tulisan Ucapan Natal

MUI Menyangkal Meminta Toko Roti Untuk Menolak Tulisan Ucapan Natal
MUI Menyangkal Meminta Toko Roti Untuk Menolak Tulisan Ucapan Natal

caloncerdas.com - Brouhaha seputar kebijakan kontroversial dari sebuah toko Tous Les Jours untuk menolak permintaan salam Natal untuk dilaporkan memperoleh sertifikasi halal telah mengambil putaran baru setelah dewan Islam setempat mengklaim tidak pernah meminta toko roti untuk melakukannya.

Kantor rantai toko roti Korea Selatan di Jakarta telah mengeluarkan pernyataan yang menyatakan komitmennya terhadap toleransi beragama, dengan mengatakan bahwa pemberitahuan yang mengumumkan kebijakan yang dipajang di salah satu tokonya di mal kelas atas di Jakarta Selatan, gambar yang telah menjadi viral, tidak "kebijakan resmi yang dikeluarkan oleh manajemen".

Baca JugaPak Nadiem, Aku Mencintaimu 6000: Twitter Beramai-Ramai Tentang Pidato Mantan CEO Gojek untuk Hari Guru

Namun, pernyataan itu gagal memitigasi bencana hubungan masyarakat.

Seorang anggota staf di toko tersebut, yang berlokasi di pusat perbelanjaan Pacific Place, mengatakan kepada kompas.com tak lama setelah kontroversi terjadi bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mendapatkan sertifikasi halal.

Majelis Ulama Indonesia (MUI), yang bertanggung jawab untuk melakukan penilaian halal, bagaimanapun, mengklaim tidak ada perusahaan yang diminta untuk menulis salam hari libur dari para penganut agama selain Islam untuk mendapatkan status halal.

“Tidak ada yang seperti itu. Itu berlebihan, "kata Ikhsan Abdullah, wakil kepala divisi hukum MUI, seperti dikutip oleh kompas.com.

Dia menjelaskan bahwa dewan hanya menilai bahan-bahan produk makanan yang dijual dan bagaimana mereka dibuat untuk memastikan semuanya sesuai dengan syariah. “Jadi itu tidak benar. Itu tidak ada hubungannya dengan salam liburan. ”

Baca JugaBahtiar Effendy: Intelektual Publik Muslim, Juara Demokrasi

Tous Les Jours Indonesia mengatakan sedang melakukan penyelidikan internal atas insiden tersebut. Outlet di Pacific Place, katanya, harus mendapatkan persetujuan dari manajemen untuk mengeluarkan kebijakan apa pun.

“Harus ada persetujuan dari CEO kami. CEO harus mengetahui apa yang sedang terjadi di toko, ”kata manajer area perusahaan, Indra Gunawan, seperti dikutip oleh kompas.com.

Dia menegaskan bahwa kebijakan itu tidak dikeluarkan oleh kantor Tous Les Jours Indonesia, mengatakan bahwa pemberitahuan itu belum ditandatangani oleh manajemen atau memakai logo perusahaan.